![]() |
| Panglima TNI |
Poker Uang Asli - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan indikasi ada peluang serangan siber yang dikerjakan sekumpulan orang untuk menebarkan berita hoaks serta ujaran kebencian dalam Pilkada Serentak 2018 serta Pilpres 2019. Hadi menyebutkan, TNI dengan Polri bertanggungjawab untuk menghadapi jika ancaman-ancaman itu berlangsung. " Th. ini juga akan diadakan Pilkada serentak yang juga akan dikerjakan di 171 daerah di semua Indonesia, dan bagian Pilpres 2019. Pastinya hal semacam ini juga akan memastikan kestabilan jalannya roda pemerintahan, baik di pusat ataupun daerah,
" ucap Hadi, di Kampus Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/3/2018). Dianya mengakui, telah menghadapi timbulnya serangan siber dengan mengontrol beberapa informasi yang diisi ujaran kebencian ataupun berita hoaks. Ia menyatakan, kalau soliditas pada TNI-Polri dalam mengawal Pilkada serentak sekarang ini tetaplah terbangun. " Bila TNI serta Polri telah solid, tentu keamanan terbangun. Pesta demokrasi ini juga akan jalan dengan tenang, " papar Hadi. Dalam militer, sambung dia, dunia siber saat ini telah jadi hal yang begitu vital serta adalah satu diantara domain dalam operasi militer (cyber space domain). Hal yang unik dari cyber space domain itu, sebut dia, kalau peperangan modern sekarang ini bergantung dari keberhasilan kuasai tehnologi.
Hal tersebut, untuk mendukung skill serta kekuatan mahasiswa Unhan dalam perlakuan serangan siber. " Kehadiran Panglima TNI juga sekalian kita menginginkan ketahui kebijakan TNI didalam rangka melindungi kedaulatan serta keutuhan lokasi. Beliau barusan juga mengemukakan support strategisnya, terutama ancaman didunia maya, " pungkas Yoedhi.








0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.